Kau lebih indah daripada emas
Kau lebih manis daripada madu
Dari ujung langit kau terbit
Dan beredar sampai ke ujung yang lain
Tidak ada yang terlindung dari panas sinarmu
Seperti air kau tercurah
dan segala tulangku terlepas dari sendinya
Hatiku hancur luluh di dalam dadaku
dan menjadi seperti lilin
Kekuatanku kering seperti beling
Lidahku melekat pada langit-langit mulutku
Dalam debu cinta kau letakkan aku
sehingga aku memperoleh napas kehidupan
Mataku hanya terarah kepadamu
Sebab kau mengeluarkan kakiku
dari jaring kesendirian
Tidak ada komentar:
Posting Komentar